Posts

Showing posts from May, 2017

KETIKA MALAIKAT MAUT DITAMPAR OLEH NABI MUSA

Nabi Musa adalah orang yang mempunyai kedudukan (terkemuka) dan pemimpin yang mudah berinspirasi, sehingga mampu mengendalikan umat yang keras tabiatnya, yang banyak ragu-ragu dalam menghadapi berbagai perkara seperti kepemimpinan, kebijaksanaan dan bimbingan. Musa memiliki kekhususan tersendiri serta mempunyai kemampuan yang tinggi, sehingga barang siapa yang memiliki sifat semisalnya, maka tingkah lakunya dimuliakan oleh yang lainnya, dikarenakan kepribadiannya sesuai dengan tingkah lakunya.
       Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah berkata, "Malaikat maut diutus kepada musa. Ketika dia datang, musa menamparnya sehingga membuat rusak matanya. Lalu Malaikat maut kembali kepada Tuhannya dan berkata, 'Engkau telah mengutusku kepada seorang hamba yang menolak mati.' Lalu Allah mengembalikan matanya  (yang rusak karena tamparan Musa). Allah berfirman kepadanya, ' kembalilah kepada Musa. Katakan kepadanya agar dia meletakkan tangannya di punggung sapi jantan, m…

BULAN SYA'BAN YANG PENUH BERKAH

Di sebut Sya'ban karena ada kebaikan yang sangat banyak. Abi Umamah Al-Bahiki ra. Berkata, Rasulullah Saw. Pernah bersabda, "apabila datang bulan Sya'bqn, maka bersihkanlah dirimu dan perbaikilah niatmu."  Aisyah ra. Berkata, "Rasulullah Saw. Telah berpuasa, sehingga kami mengatakan beliau tidak akan berbuka puasa (tidak puasa). Dan kebanyakan puasa Beliau adalah bulan Sya'ban." Beliau bersabda, "itu adalah sebuah bulan, yang biasanya manusia lengah, antara rajab dan Ramadhan. Dia sdalah sebuah bulan dimana amal-amal ini diangkat kepada Tuhan seru sekalian alam. Maka aku suka kalau amalku diangkat, sedang aku dalam keadaan puasa."
       Dikatakan bahwa sesungguhnya Malikat-malaikat di langit memiliki dua buah malam hari raya. Sebagaimana orang-orang islam di bumi memiliki dua buah malam hari raya. Lalu hari raya malaikat adalah malam Bara'ah yaitu malam nishfu  Sya'ban dan malam lailatur qadar. Sedangkan hari raya orang-orang m…

Sebesar apapun pasukan mereka untuk menghancurkan islam, pada akhirnya mereka akan tetap kalah

Kita sadar betapa besarnya kekuatan mereka yang ingin menjatuhkan martabat agama kita, bahkan mereka tak segan untuk memusnahkan kita dari permukaan bumi yang telah diwariskan untuk kita sebagai pengikut agama yang Rahmatan lilalamin. Tak sedikit dari kita telah merasakan tekanan demi tekanan yang mereka lakukan untuk menyudutkan agama islam bahkan pemuka-pemuka agama kita pun telah mereka lumpuhkan pergerakannya.
       Terkadang kita pernah berfikir, mengapa Allah tidak langsung saja memberikan kita kemenangan telak atas orang-orang kafir. Maka dengan begitu tak akan terjadi pembunuhan atas orang-orang yang menegakkan agama islam. Namun inilah takdir Allah. Karna sekenario kehidupan manusia sudah tertulis dengan baik dan terencana yang tersimpan di Lauh Mahfuz. Karna Allah adalah sebaik-baik pengatur dan pembuat rencana.        Mengapa kita belum mampu untuk melakukan perlawanan dengan seluruh pasukan islam yang jumlahnya jauh lebih banyak dari jumlah mereka, bahkan tak sedik…