KETIKA ADAM MEMBANTAH ARGUMEN MUSA

       Pertemuan Adam dengan Musa. Pertemuan ini terwujud atas dasar permintaan dari Musa.kita tidakntauh bagaimana hal ini terwujud, akan tetapi kita yakin ia terjadi karena berita Rasulullah Saw pastilah benar.
        Tujuan Musa pada waktu itu adalah untuk berbincang-bincang langsung dengan Adam dan menyalahkannyankarena Adam telah mengeluarkan dirinya dan anak cucunya dari surga lantaran dosa yang dilakukannya.akan tetapi pada saat itu Adam mengemukakan alasan yang membuat Musa terdiam.
       Bukhari dan Muslim meriwayatkan dalam Shahih keduanya dari Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah Saw.bersabda, "Adam dan Musa berdebat di sisi Tuhan keduanya. Maka Adam mengalahkan argumen Musa. "Musa berkata, 'kamu adalah Adam yang diciptakan oleh Allah dengan tangan-Nya. Dia meniupkan ruh-Nya padamu, Dia memerintahkan Malaikat untuk sujud kepadamu, dan Dia mengizinkanmu tinggal di surga-Nya. Kemudia  gara-gara kesalahanmu, kamu menjadikan manusia diturunkan dari bumi.'
       Adam menjawab, 'kamu adalah Musa yang dipilih oleh Allah dengan riisalah dan kalam-Nya. Dia memberimu Lauh yang berisi penjelasan tentang segala sesuatu. Dia telah mendekatkanmu kepada-Nya sewaktu kamu brmunajat kepada-Nya. Berapa lama kamu mendapatkanAllah telah menulis Taurat sebelum aku diciptakan? Musa menjawab, '40 tahu'.
       Adam bertanya,'Apakah disana tertulis, ' Dan durhakalah Adam kepada Allah dan sesatlah dia.' (QS.Thaha:121). Musa menjawab 'ya', Adam berkata, apakah kamu menyalahkanku hanya karena aku melakukan sesuatu yang telah ditulis oleh Allah atasku 40 tahun sebelum dia menciptakanku?' Rasulullah Saw bersabda. Adam mengungguli argumen Musa.
       Dalam riwayat Bukhari juga, "Adam dan Musa saling berdebat. Musa berkata, ' ya Adam, kamu sebagai bapak kami telah mengecewakan kami, kamu membuat kami dikeluarkan dari surga. ' Adam menjawab, 'ya Musa, Allah telah mengangkatmu dengan Kalam-Nya dan dia menulis untukmu dengan Tangan-Nya, apakah kamu menyalahkanku hanya karena perkara yang aku lakukan yang telah ditakdirkan oleh Allah atasku 40 tahun sebelum Dia menciptakankua? Rasulullah bersabda, " maka Adam mengunguli argumen Musa.
       Kehidupan dumia adalah kelelahan dan kepayahan.
"Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah." (QS.Al-Balad:4)
Kelelahan ini terliahat dalam segala urusan manusia,diaman segala seauatu yang diperoleh tidak lain dengan kesusahan dan kelelahan. Lebih dari semua itu, penyakit-penyakit yang menimpa manusia,musuh-musuh dan kawan-kawanhya mendatangkan probelm baginya,dan gangguan pun bisa datang dari anak-anak dan kerabatnya.
        Musa telah merasakan apa yang dirasakannya dari Fir'aun dan bala tentaranya. Dia kabur darinMeair ke Madyan setelah membunuh laki-laki Qitbi. Dan setelah Allah mengankatnya menjadi rasul, Musa menghadapi Fir'aun. Musa menhadapi kebengalan dan kenakalan Bani israil. Mungkin pada suatu waktu terbetik di pikiran Musa bahwa penyebab kelelahan ini adalah Adam, yang telah mengeluarkan dirinya dan anak cucunya dari surga. Pada masa itunAllah telah meminta Adam agar tinggal di surga setelah menciptakannya. Allah mengizinkan buah-buahan dan sungai-sungainya kecuali satu pohon. Allah menjamin kepada Adam tidak akan lapar dan telanjang, dia jugantidak akan haus dan terkena sengatan matahari.
          Manakala Adam durhaka kepada Tuhannya dengan memakan buah dari pohon yang terlarang, maka Allah menurunkannya dari rumah kekekalan ke rumah kelelahan, dan manusia tidak mungkin hidup kecuali dengan perjuangan yang berat.
       Maka dikeluarkannya Adam dari surga bukan sesuatu yang lazim jika ia tidak diinginkan oleh Allah, karena mungkin saja Allah mengampuninya tanpa mengeluarkannya dari surga, dan mungkin saja Allah menghukum Adam dengan hukuman lain,bukan dengan mengeluarkannya dari surga. Akan tetapi hikmahnya menuntut mengeluarkan Adam dari surga karena kebaikan yang banyak dan besar yang diketahui oleh-Nya.





Rasulullah Saw pernah bersabda, "bahwa tak ada yang mampu menolak takdir Allah kecuali do'a".
Semoga do'a-do'a yang kita panjatkan mampu mengubah takdir yang telah ditetapkan oleh Allah.
     



Comments

Popular posts from this blog

Kisah wanita penyisir putri fir'aun

BULAN RAMADHAN YANG AGUNG

PERINGATAN AZAB JAHANAM